Penyakit Yang Sering Muncul Karena Keseringan Main Game
1. Carpal Tunnel Syndrome
Penyakit ini telah lama dikaitkan dengan
penggunaan komputer yang melebihi batas wajar, sehingga tidak
mengherankan bahwa itu juga merupakan gejala fisik kecanduan bermain
video game. Menurut penelitian dari Layanan Kesehatan dan Kemanusiaan
Amerika, batas waktu wajar untuk penggunaan komputer dan monitor
televisi adalah dua jam dalam satu hari. Ketika melewati batas tersebut,
saraf utama antara lengan bawah dan pergelangan tangan akan mulai
tertekan akibat penggunaan mouse komputer yang juga dapat menyebabkan
iritasi dan pembengkakan. Hal ini terjadi ketika terowongan karpal –
daerah pergelangan tangan yang menaungi saraf utama dan tendon – menjadi
teriritasi atau bengkak. Dapat juga terjadi ketika menggunakan video
game kontroler secara berlebihan.
Selain itu, posisi penempatan mouse dan
keyboard juga menjadi salah satu faktor penyebab penyakit ini. Bila
ketinggian meja tidak sesuai dengan posisi tubuh yang menyebabkan posisi
keyboard tidak dalam jangkauan lengan yang wajar, pergelangan tangan
mungkin akan terpaksa ditekuk untuk menyesuaikan dengan posisi keyboad,
sehingga dalam jangka panjang bisa menyebabkan cedera. Begitu juga
dengan penempatan mouse yang disebabkan oleh ruang di atas meja yang
tersedia.
2. Migrain
Salah satu jenis sakit kepala yang
sering dikeluhkan oleh masyarakat yang hidup di kotakota besar adalah
sakit kepala sebelah atau yang lebih dikenal dengan nama migrain.
Penyakit ini umumnya menyerang para remaja baik perempuan maupun
laki-laki yang memiliki kesibukan ekstra sehingga terkadang lupa waktu
makan dan minum. Dapat juga terjadi pada orang-orang yang dalam satu
harinya menghabiskan banyak waktu untuk duduk baik didepan komputer,
monitor, maupun hanya sekedar menghabiskan waktu. Sakit kepala migrain
biasanya dimulai di satu tempat, perlahan-lahan menyebar, dan semakin
menyakitkan seiring dengan berjalannya waktu.
Dalam kasus yang parah, nyeri bisa
begitu ekstrim yang menyebabkan penderita merasa mual dan muntah.
Biasanya akan sensitif terhadap cahaya dan kebisingan yang berlebih
sehingga dapat menyebabkan rasa sakit yang luar biasa. Seseorang yang
bermain video game untuk waktu yang lama lebih rentan terhadap migrain
karena memerlukan konsentrasi yang intens dan ketegangan yang terjadi
pada pada mata.
3. Gangguan Tidur / Insomnia
Tidur dapat dibagi menjadi dua
tipe/fase, yaitu tidur REM dan non-REM (NREM). Dalam tidur yang normal,
kedua fase tersebut selalu terjadi dengan durasi sekitar 90 menit per
fase. NREM sendiri memiliki 4 fase, dimana fase ke-empat merupakan fase
paling dalam/lelap. Fase REM merupakan fase ke-empat tersebut dan sering
disebut dengan fase mimpi. Namun ketika siklus itu terganggu, atau
ketika seseorang tidak mengalami siklus REM dan NREM secara normal,
tubuh akan mengalami berbagai efek buruk seperti merasa lelah,
menurunnya kemampuan untuk berkonsentrasi, metabolisme tubuh terganggu,
dan lain sebagainya.
Gangguan tidur disebabkan, sebagian,
oleh stimulasi berlebihan dari otak akibat terlalu lama menatap layar
sehingga mengganggu waktu dan kualitas tidur yang seharusnya. Namun,
beberapa orang tidak bisa mendapatkan tidur malam yang baik hanya karena
mereka berpikir berlebihan tentang judul video game yang mereka mainkan
akibat efek dari intensitas ketika memainkan game tersebut.
4. Sakit Punggung
Nyeri punggung adalah perasaan nyeri di
daerah lumbosakral dan sakroiliakal. Penyakit ini termasuk dalam jenis
gangguan muskuloskeletal, yang ditimbulkan akibat penggunaan komputer
melewati batas normal mulai dari kelemahan otot dan tendon atau nyeri
leher dan punggung sampai dengan trauma yang kumulatif. Penyebab nyeri
pinggang yang paling sering adalah duduk terlalu lama dengan posisi yang
sama, sikap duduk yang salah – yang biasanya disebabkan oleh posisi
kursi yang juga salah baik itu sandarannya maupun posisinya terhadap
monitor, dan aktivitas yang berlebihan.
Sakit punggung merupakan gejala fisik
umum dari orang-orang yang kecanduan bermain game karena kebanyakan
gamer tetap duduk di posisi yang sama selama berjam-jam untuk memainkan
suatu judul game. Kurangnya gerakan tubuh selama bermain game
menyebabkan kekakuan dan nyeri, tetapi bisa memburuk menjadi masalah
punggung kronis.
5. Computer Vision Syndrome
Penyakit ini disebabkan karena menatap
layar monitor komputer melebihi batas waktu wajar. Para gamer yang
terlalu asik bermain game umumnya sering lupa pada hal tersebut dengan
berbagai alasan. Entah karena sedang berada ditengah arena pertempuran
yang tidak bisa dihentikan walau sejenak untuk beristirahat, sedang asik
mengobrol dengan teman bermain, penasaran dengan alur cerita yang
disuguhkan oleh game tersebut, dan masih banyak lagi alasan-alasan yang
membuat para gamer betah menatap layar monitor.
Beberapa gejala dari penyakit ini yang
sering timbul adalah sakit kepala, penglihatan kabur, sakit leher,
kemerahan di mata, kelelahan, ketegangan mata, mata kering, iritasi
mata, penglihatan ganda, vertigo / pusing, polyopia, dan kesulitan dalam
memusatkan perhatian mata. Gejala-gejala ini dapat lebih diperburuk
oleh kondisi pencahayaan yang tidak benar (misalnya cahaya monitor yang
terlalu silau) atau udara bergerak menuju mata yang disebabkan oleh
posisi penempatan kipas angin.
